Founder datang hanya dengan ide serum. Setelah brief, produk diposisikan untuk buyer yang jelas, sample dipilih, HPP dibaca, lalu batch awal dibuat lebih rasional.
Maklon Skincare
Punya Brand Skincare Tanpa Harus Punya Pabrik.
Dari ide produk, formula, kemasan, legal scope BPOM, sampai batch pertama.
Kamu fokus membangun brand. Urusan produksi kami bantu rapikan dari awal.
- Sample formula
- 3opsi awal
- Target produksi
- 60hari*
- MOQ mulai
- 350pcs
Kategori produk yang bisa kamu mulai
“Brand skincare bisa jadi milikmu…
kalau proses produksinya tidak lagi terasa gelap.”
Yang membuat calon founder ragu bukan hanya modal. Mereka takut salah formula, salah pabrik, salah klaim, dan salah batch pertama.
- 01
Pabrik Bukan Start Line
Mesin, izin, QC, R&D, audit, dan tim produksi bukan kewajiban pertama founder. Kalau semua harus dibangun sendiri, ide bagus bisa mati sebelum diuji pasar.
- 02
Legal Bisa Menghambat Launch
Skincare tidak cukup wangi dan cantik. Komposisi, klaim, label, dan notifikasi harus dibaca sejak awal agar produk tidak tersandung saat sudah siap dijual.
- 03
MOQ Salah Bisa Mengunci Cashflow
Batch terlalu besar membuat modal berhenti di stok. Batch terlalu kecil bisa merusak HPP. Founder butuh angka yang berani, tapi tetap masuk akal.
- 04
Formula Tanpa Positioning Cepat Dilupakan
Produk harus menjawab: untuk siapa, masalah apa, tekstur seperti apa, alasan beli apa, dan klaim mana yang aman. Tanpa itu, brand cuma jadi label baru.
- 05
Tanpa PIC, Launch Kehilangan Kendali
Formula, kemasan, legal, produksi, dan pengiriman tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Satu jalur kerja membuat keputusan tetap cepat dan rapi.
Di sinilah maklon bekerja: pabrik menjadi mesin di belakang brandmu. Kamu tetap pemilik visi. Produksinya tidak harus kamu bangun dari nol.
Ide skincare jarang mati karena tidak menarik. Ia mati karena prosesnya terasa terlalu besar.
Maklon yang benar mengecilkan risiko tanpa mengecilkan ambisi: positioning dipilih, formula diarahkan, HPP dibaca, legal scope disiapkan, batch pertama dibuat rasional.
“Saya ingin punya brand skincare sendiri, tapi saya ingin mulai dengan langkah yang benar.”
- 01
Brief yang menyaring ide
Target buyer, harga jual, channel penjualan, dan margin dibaca sejak awal. Produk tidak boleh hanya cantik; ia harus layak dijual.
- 02
Sample yang membuat yakin
Tekstur, aroma, sensasi pakai, klaim, dan positioning dicek sebelum batch. Founder memutuskan dengan produk di tangan, bukan asumsi.
- 03
HPP sebelum modal masuk
Bahan, kemasan, label, legal, dan ongkos produksi dipetakan agar margin tidak baru terlihat setelah produk selesai dibuat.
Kamu tidak membeli jasa produksi. Kamu membeli jalur menuju brand yang siap dijual.
Satu jalur dari positioning ke formula, dari formula ke kemasan, dari kemasan ke legal scope, lalu ke batch pertama yang bisa kamu bawa ke pasar.
- 01 Visi brand
- 02 Audiens & positioning
- 03 Channel penjualan
- 04 Harga jual
- 05 Cerita produk
- 06 Launch & repeat order
- Riset pasar & kompetitor
- Arahan formula dengan chemist
- Sample untuk approval
- Legal scope BPOM & klaim
- Dokumen pendukung produk
- Desain label dan kemasan
- Cetak packaging sesuai batch
- Produksi sesuai MOQ kategori
- QC dan dokumen batch
- Pengiriman ke gudangmu
10 langkah. Satu keputusan: brandmu mulai bergerak.
Susun Produk PertamamuDari “masih ide” ke produk yang bisa kamu pegang, foto, dan jual.
Setelah proses ini, kamu tidak lagi bertanya “mulainya dari mana?”. Kamu punya brief, sample, kemasan, legal scope, batch, dan rencana launch.
- 01Hari 1–3
DISCOVERY
Visi brand, target buyer, kategori produk, dan budget diubah menjadi brief yang bisa diproduksi.
- 02Hari 4–21
FORMULASI
Formula diarahkan berdasarkan positioning, tekstur, bahan aktif, batas klaim, dan target HPP.
- 03Hari 22–35
KEMASAN
Label dan kemasan dibuat selaras dengan harga jual, persepsi premium, dan kebutuhan legal.
- 04Hari 36–53
PRODUKSI + LEGAL
Batch berjalan sesuai kategori. Dokumen pendukung dan legal scope disiapkan paralel sesuai kebutuhan.
- 05Hari 54–60
SERAH TERIMA
Produk disiapkan dengan checklist QC, dokumen batch, dan detail pengiriman ke gudangmu.
Founder yang serius tidak mencari pabrik termurah.
Mereka mencari proses yang membuat brand layak diluncurkan.
- 01
MOQ Tidak Memaksa
Batch awal disusun mengikuti kategori dan kapasitas produksi. Tujuannya jelas: mulai cukup serius, tanpa mengunci modal terlalu besar.
- 02
Formula Punya Strategi
Bukan asal aktif ingredient. Formula diarahkan dari target buyer, tekstur, harga jual, channel, dan batas klaim yang aman.
- 03
Legal Dibahas Sebelum Produksi
BPOM, halal, COA, label, dan batas klaim dibaca di awal agar produk tidak hanya siap dibuat, tapi siap dipertanggungjawabkan.
- 04
HPP Dibuka Sebelum Batch
Komponen bahan, kemasan, label, legal, dan produksi dibuka sebagai estimasi. Kamu melihat margin sebelum uang produksi masuk.
- 05
Satu Jalur Keputusan
Formula, kemasan, legal, produksi, dan pengiriman dikoordinasikan lewat satu alur. Keputusan lebih cepat, risiko lebih terbaca.
Satu SKU yang tepat bisa membuka jalan. Tidak perlu mulai dari katalog penuh.
Produk pertama harus mudah dijelaskan, mudah difoto, punya alasan dibeli, dan sesuai budget produksi. Dari sana brand mulai punya arah.
-
Skincare
Serum, toner, moisturizer, essence.
-
Haircare
Shampoo, conditioner, hair tonic.
-
Bodycare
Body wash, lotion, scrub.
-
Makeup
Foundation, cushion, eyeshadow.
-
Parfum
Eau de parfum, body mist.
-
Sabun
Bar soap, liquid, natural.
-
Serum Aktif
Niacinamide, retinol, vitamin C.
-
Masker
Clay, sheet, sleeping mask.
-
Sunscreen
SPF 30–50, hybrid, gel.
-
Baby Care
Gentle wash, oil, lotion.
-
Men Grooming
Beard, aftershave, pomade.
-
Halal Cosmetics
Sertifikasi halal penuh.
Serum, sunscreen, bodycare, atau haircare bisa jadi pintu masuk. Yang penting: customer langsung paham kenapa produkmu ada.
Bukti proses
Founder tidak butuh janji besar. Mereka butuh keputusan produksi yang terasa aman.
Yang membuat orang yakin bukan hype. Yang membuat yakin adalah formula yang bisa dicoba, HPP yang bisa dibaca, legal scope yang jelas, dan batch pertama yang tidak asal besar.
- 0 pcs
- MOQ kategori tertentu
- 0
- Opsi sample awal
- 0 hari
- Target batch pertama
- 0
- Titik QC per batch
Sebelumnya saya pikir harus langsung produksi banyak. Setelah dihitung, batch awal dibuat lebih aman, kemasan tetap terlihat serius, dan cashflow tidak dikorbankan.
Kami butuh produk aftercare yang nyambung dengan treatment klinik. Brief formula, batas klaim, kemasan, dan legal scope akhirnya terasa jauh lebih rapi.
Pilih jalur yang membuat keputusan pertamamu lebih mudah. Mulai kecil. Terlihat serius. Bisa naik batch.
Bukan paket asal murah. Ini pilihan scope agar kamu tahu apa yang diproduksi, berapa risikonya, dan kapan brand siap masuk pasar.
- Starter
Batch Awal
Untuk founder yang ingin mulai tanpa stok berlebihan.
- MOQ mulai 350 pcs untuk kategori tertentu
- 1 produk, 1 varian
- Formula ready-to-customize
- Pemetaan legal scope BPOM
- Template label premium
- Estimasi HPP sebelum produksi
Cocok untuk Founder baru · batch awalMulai dari Starter - Paling populer Growth
Batch Serius
Untuk creator, klinik, atau brand yang ingin terlihat lebih siap.
- MOQ sesuai kategori dan kemasan
- Sampai 3 varian produk
- Formula custom dari brief
- Legal scope + COA per batch
- Identity full: logo, label, box
- Dedicated account manager
- Margin review sebelum batch
Cocok untuk Creator · Klinik · Brand bertumbuhPilih Growth - Scale
Batch Ekspansi
Untuk brand yang siap naik kategori dan volume.
- Volume produksi lebih besar
- Multi-kategori (skincare + bodycare + haircare)
- R&D custom bertahap
- Opsional: launch kit & content brief
- Prioritas jadwal batch
- Review roadmap per kuartal
Cocok untuk Enterprise · Multi-SKU · EkspansiDiskusi Scale
Estimasi final mengikuti formula, kemasan, legal scope, jumlah batch, dan jadwal produksi yang disepakati.
Jangan mulai dari tanya “berapa harga?”. Mulai dari produk apa yang layak dibuat.
Ceritakan target buyer, kategori, budget, dan ide produkmu. Kami bantu baca jalur paling masuk akal: formula, MOQ, legal scope, HPP, dan batch pertama.
Pertanyaan yang selalu ditanya calon founder.
-
01 Saya belum punya brand, logo, atau konsep. Masih bisa?
Bisa. Brief awal justru membantu menentukan positioning, nama, mood board, kategori produk, dan arah visual sebelum masuk formula.
-
02 Produk saya bakal terasa generik?
Tidak harus. Formula diarahkan dari target buyer, bahan, aroma, tekstur, harga jual, dan batas klaim. Detail eksklusivitas ditulis jelas di scope kerja.
-
03 Berapa minimum modal awal?
Modal awal mengikuti kategori, formula, kemasan, legal scope, dan batch size. Untuk kategori tertentu, MOQ bisa dimulai dari angka yang lebih ramah founder pemula.
-
04 Legal produknya dibantu?
Ya, legal scope dibahas sejak awal. Dokumen, label, klaim, BPOM, dan kebutuhan halal dipetakan sesuai kategori produk.
-
05 Bagaimana kalau saya takut produk tidak laku?
Ketakutan itu valid. Karena itu batch awal, HPP, positioning, hero product, dan channel jual dibahas sebelum produksi agar risiko lebih terbaca.
-
06 Bisa dibantu untuk kebutuhan halal?
Bisa dibahas sejak brief awal. Kebutuhan halal mengikuti kategori produk, bahan, supplier, dan jalur legal yang dipilih.
-
07 Gudang saya kecil, bisa dibantu opsi fulfillment?
Bisa dibahas. Kami bisa bantu petakan opsi penyimpanan dan fulfillment sesuai volume, kategori produk, dan kebutuhan distribusi.
-
08 Bisa COD / reseller fulfillment?
Bisa dipetakan sebagai opsi operasional jika volume, kategori produk, dan kebutuhan distribusi memang cocok.
-
09 Minimum order beneran bisa mulai 350?
Untuk kategori tertentu bisa. MOQ final tetap mengikuti jenis produk, bahan, kemasan, kapasitas mesin, dan legal scope.
-
010 Kalau cuma eksplorasi, dipungut biaya?
Konsultasi gratis. Kamu boleh tanya sampai jelas. Kalau belum siap produksi, kamu tetap pulang dengan arah produk yang lebih rapi.
Masih ada pertanyaan?
Chat untuk membaca ide produk, kategori skincare, estimasi batch, dan langkah pertama yang paling masuk akal.
Kalau idemu terus ditunda, orang lain bisa masuk kategori itu lebih dulu. Mulai sebelum momentumnya hilang.
Konsultasi awal memetakan produk, formula, kemasan, MOQ, legal scope, dan estimasi HPP. Dalam satu sesi, kamu tahu apakah ide itu layak diproduksi.